Berikut ini adalah tips dan trik bisnis online yang telah saya rangkum dari hasil praktek dan belajar dari beberapa senior bisnis online.

Tips & Trik Jualan Reseller Sweetshion

  • Ketika meng-iklankan produk, posisikan diri Anda dulu sebagai pembeli, kalian bakalan suka nggak produk ini ? bakalan beli nggak dengan harga segitu?
  • Kalau kalian jawab YES, coba tanya ke orang orang rumah, misalnya kalian sudah pilih 10 produk nih, tanya lagi ke orang rumah, minta mereka pilih 5 produk dari 10 produk yg sudah kalian pilih.
  • Setelah ketemu 5 produk yang ingin kalian iklankan, baru bikin foto iklannya
  • Demikian juga dengan status iklan, setelah kalian selesai bikin iklan nih, dan selesai bikin status. TANYA lagi ke orang sekitar, “kalau baca status ini, bingung ga?” “tau ga mesti ngapain?” “tau ga cara belinya gimana?” “mesti klik apa?” “Apakah statusnya bikin langsung ingin beli nggak?”
Tips dari Elmer Wheeler, penulis buku "Tested Sentences That Sells" Kuncinya adalah Pertanyaan yang tepat ! Contoh Pelayanan dikasus ini kita ingin agar Customer milihnya yang lebih mahal.
  • Mau yg medium atau yg ukuran grande pak? pertanyaan ini lebih umum dijawab "yang medium".
  • Ganti pertanyaan ini dengan
  • yang grande? (menurut Wheller, terbukti 7 dari 10 orang akan mengatakan iya)
Contoh Teman lagi dateng ke rumah
  • Mau makan nggak?" pasti lebih sering dijawab "nggak usah..." kecuali dia bener bener laper.
Jadi kalau kamu emang serius mau kasih suatu makanan ke tamu, tanyanya:
  • "Mau makan apa nih kita atau mau ngemil ngemil aja?" Setidaknya temen kamu akan jawab "ngemil... boleh juga".
Silahkan berkreativitas dengan pertanyaan kalian ke Customer yah... semoga bermanfaat 🙂
  • Dari Neng Umezh : “Kalo aku sih lewat dr 24 jam gak bayar-bayar kirim pesan kaya gini... Halo sis, pembelanjaan kamu tgl 21 Juli 2016 total Rp. xxxxx Mhn trf ke Mandiri/BCA Kami tunggu sampai jam 1 siang ya 🙂 Lewat jam 1 siang kami anggap "cancel order" Terimakasih” Ada yg jawab "Yaampun lupa sis. Aku trf skrng ya..." Dia kebanyakan belanja di beberapa online shop kayaknya soalnya liat di IG nya follow2 akun online shop
  • dari Lilia : “Halo kak, untuk produk kakak dalam 24 jam sudah dilepas ya bookingnya. Mohon segera pembayaran. mamaci .” abis uda diingetin gitu gak bayar ya uda, let it goooo let it gooooo Santai aja gak usah pusingin yg hit & run, yg penting upload terus ama pasang hashtag terus.. perhari nambah mulu tar invoicenya terus pusing sendiri kelupaan ama yg belon bayar”
  • Dari Mei : “Cuma mau share case, waktu dulu sempat diinfo sama teman2 senior dan ci chris juga kalau ada yg tadinya mau pesan atau tanya2, ga ada salahnya difollow up bbrp hari kemudian. Follow up bisa berupa pertanyaan apa ada kesulitan pas pesen di website atau bagaimana. Kemarin aku praktekin walau pas awal agak ngerasa ga enak kesannya ngejer2. ternyata dia memang ada problem pas pesan di webrep, dia sudah milih (tp krn ga login) sempet error lalu belanjaan di cart hilang semua. Lalu jd males belanja lagi. aku info kalau login fb bisa membantu menjaga memory cart, hari ini dia pesan lebih dr 10 item walau belum sampe berjuta-juta tapi harapan akan ada Repeat Order. Jadi nasehat2 yg diberikan sama kakak2 di sini memang perlu dipraktekan 🙂 sekian~”
  • Dari Ifa : “Mereka pesen kalau sudah transfer baru aku proses, semua yg pending nanya-nanya, belum transfer aku tulis di notes, trus sbelum tidur aku chat follow up, pasti pd jadi sih, sejauh ini blm ada yg cancel ga jadi. kalau lagi upload foto mereka pesan-pesan aku bales yg duluan chat, gitu doang gampang kan cepet banget, kalau lagi banyak customer 24 jam kurang sehari, akhirnya jadi ga ngeliat nilai duit berapa tapi kalau ga jualan gaenak rasanya ada yg kurang Kadang mereka undur pembayaran 2 atau 3 hari tapi pada transfer, coba follow up aja tapi jangan kesannya maksa belanja Misalnya, “Sist jangan lupa transfer yah, thankyou.” Paling dy jawab “aduh ga bisa hari ini besok yah” Besok gausah chat lagi. Lusanya baru tanya, “Sist udh transfer yah? Saya proses ordernya yah. Entar palingan dia transfer.”
80% Pembelian membutuhkan 5 kali follow up, tapi 44% pebisnis online berhenti saat penawaran pertama... ~(Hubspot) Bayangkan.... Ada 44% pebisnis online yang akan mengalami kegagalan dalam 80% penjualan yang mereka lakukan. Bayangkan, sebanyak itu. Apakah Anda ingin membiarkannya hilang begitu saja? Tentu tidak, bukan? Oleh karena itu, diperlukan skill follow up agar mereka benar-benar beli dan transfer uangnya ke kita. Caranya? Anda bisa lakukan 7 trik berikut ini:
  1. AJUKAN PERTANYAAN PILIHAN Banyak orang gagal memfollow up, karena mereka salah bertanya, misalkan: "Mba, jadi beli kerudungnya enggak?". Jawab: enggak. "Mas, jadi beli kaosnya enggak?". Jawab: enggak Itupun mending kalau dijawab, kebanyakan malah nggak dibalas sama sekali. Pernah ngalamin? Makanya, Anda perlu mengajukan pertanyaan pilihan yang jawabannya pasti "YA". Misalkan: "Mba, orderan kemarin, mau dikirim pake JNE atau TIKI?" "Mas, orderan kemarin, mau dikirim hari ini atau besok?" "Bu, orderan kemarin, mau ditransfer ke BCA atau Mandiri?" Pola ini memiliki rumus: "Mas/Mba, orderan yang kemarin, mau [sugesti] ( x ) atau ( y )?"
  2. ASUMSIKAN PASTI BELI Ini yang sering terjadi pada para penjual online. Mereka mengasumsikan calon pembelinya tidak jadi beli. Maksudnya? Asumsinya pun dinyatakan secara terang-terangan, persis seperti kasus sebelumnya: "Mba, jadi beli kerudungnya enggak?", "Mas, jadi beli kaosnya enggak?". Ya jelas, pertanyaan tersebut diasumsikan bahwa si calon pembeli boleh beli boleh tidak. Terus, gimana caranya? Ya gunakan asumsi terselubung. Misalkan: "Oh ya Mba, sebelum transfer, masih ada yang ingin ditanyakan mengenai produknya?". Asumsinya, dia bakalan transfer. "Oh ya Mas, kira-kira mas rencana mau transfer kapan ya?". Asumsinya, dia bakalan transfer. Cuma, kapan? "Oh ya Mas, karena kemarin mas sudah tertarik ikut pelatihannya, Saya penasaran, kira-kira mas mau selesaikan pembayarannya siang ini atau sore?". Asumsinya, dia bakalan bayar. Cuma, mau bayar siang atau sore? "Oh ya Mas, karena sebelumnya mas udah tertarik ikut pelatihannya, sebelum transfer, Saya kepingin tahu, apakah mas udah tahu seberapa besar manfaat yang mas dapatkan setelah join di pelatihan ini?. Wow, asumsinya ditumpuk-tumpuk. Silakan analisa sendiri. hehe...
  3. TANYAKAN ALASAN BELI Cara ini masih memanfaatkan asumsi pasti beli. Karena ketika kita tanya kenapa mereka mau beli di kita, maka mereka cenderung menjawab, "karena.... bla bla bla", seperti yang sudah Saya jelaskan di bab sebelumnya. Saat mereka mengungkapkan alasannya, artinya mereka sudah benar-benar setuju untuk beli produk kita. Paham? Misalnya: "Mba, kalau boleh tahu, kenapa ya pengen beli produknya dari Saya, bukan dari yang lain?" "Mas, kalau boleh tahu, kenapa mas tertarik beli produk ini?" Kebayang?
  4. TUNJUKKAN TESTIMONI Dengan Anda memberikan testimoni, entah itu screen shoot gambar atau cerita dari pembeli produk Anda sebelumnya, akan membuat calon pembeli semakin yakin dengan produk Anda. Terkadang, mereka menunda beli atau transfer, bukan karena apa-apa, melainkan kurang yakin dan banyak pertimbangan. Tapi ketika Anda tunjukkan testmoni-tesmimoninya, pastinya mereka akan semakin yakin untuk beli produk Anda.
  5. TAWARKAN BANTUAN Ini adalah cara yang paling sering Saya gunakan khususnya saat memfollow up calon pembeli lewat email. Alhasil, gara-gara cara ini konversi penjualan Saya dari order ke transfer melesat hingga 65%. Karena berdasarkan pengalaman kawan-kawan Saya, mereka hanya mendapatkan 35-45% saja. Caranya, Anda bisa bertanya kepada calon pembeli Anda, misalnya: "Mas, apakah mas butuh bantuan?" "Mba, ada yang ingin ditanyakan terkait produk yang kemarin?" Kebayang?
  6. BAYANG-BAYANGI TERUS Sebenarnya, cara ini cukup efektif untuk membuat orang lain ingat dengan orderan. Caranya? Kita hanya sekedar membuat orang aware bahwa mereka sudah pernah janji untuk mau transaksi dengan kita. Misalnya, Anda bisa berikan like di statusnya, mengomentari statusnya, dan share statusnya. Ingat, Anda nggak harus mengingatkan ia untuk transfer, cukup bangun intreraksi seperti biasa saja. Orang yang punya otak, ketika melihat nama Anda pun, akan langsung sadar bahwa mereka telah berjanji untuk melakukan pembelian. Kebayang?
  7. TELEPON LANGSUNG Ini adalah solusi terakhir dalam melakukan follow up calon pembeli. Jika sebelumnya Anda sudah memiliki nomor telepon mereka, maka cobalah follow up dengan cara telepon langsung. Cara ini terbukti cukup ampuh untuk menentukan apakah mereka mau beli atau tidak. Karenanya, goal dari cara ini adalah satu, yakni mendapatkan kepastian apakah dia mau beli atau tidak. Setidaknya, ketika Anda sudah mendapatkan jawaban dan kepastian, Anda bisa lanjut memfollow up calon pembeli lainnya. Sip?
Itulah 7 trik follow up yang bisa Anda gunakan saat memfollow up calon pembeli yang sempat menunda untuk bertransaksi dengan Anda. Silakan coba. Semoga bermanfaat...
Ketika melakukan promosi, seperti tulis status atau upload banner promosi lakukan lah di jam 12 - 1 siang , 4 sore dan jam 8 malam. Contoh status:
  1. Puluhan ribu aksesoris fashion harga pabrik! promo new year diskon xx% all item hanya s/d akhir bulan ini. klik {masukkan short url website anda disini} . Jangan lupa posting foto tampilan website anda yang menampilkan alamat website-nya
  2. Masih ragu sis? yuk cek ratusan testimoni olshop kami disini, klik (masukkan short url testimoni website anda disini) . Jangan lupa posting foto tampilan halaman testi website Anda.
  3. Masih nggak percaya dengan harga jujur yang ditawarkan disini? coba deh klik {masukkan short url halaman website anda disini}, jangan lupa posting foto atau screenshot halaman website Anda.
  4. Bunda yang cantik mau dong sang buah hati tampil makin gaya dan cantik, klik link {masukkan short url halama link produk anak} harga mulai dari Rp 4 ribuan aja. Plus diskon promo xx% all item hanya bulan ini
Bagi yang masih belum mengerti cara membuat short url. masuk ke http://goo.gl , copy paste url link yang anda mau persingkat, maka nanti akan keluar hasil shortcut linknya untuk di paste di status anda.
Kalau kalian mau broadcast New Arrival untuk menyapa customer2 kalian, pastikan customer ini pernah kalian sapa secara personal message, agar ketika kalian broadcast, customer ini mendapatkan pesan broadcast kalian. Ketika suatu saat kalian ingin broadcast, bikin seakan akan lagi ngajak ngobrol, contoh:
  • halo sis 😊 (enter / broadcast)
  • apa kabar 😊 , semoga kabar baik yaah 😄 (enter / broadcast)
  • sis mau info ada barang barang baru yg lagi hits loh sis .. kali aja sis minat 🙏🏻 (enter / broadcast)
  • (taro max 3 foto aja, dicollage, 1 foto isi banyak produk antara 4-6, inget, kalau broadcast di WA itu, orang yg terima itu ga ngeh kok kalau itu broadcast, jadi upayakan kesannya sepersonal mungkin)
Tips dari saya bagi para pelaku onlineshop
  • Bagaimana cara survive dalam memulai usaha online shop? Banyak reseller saya yang menanyakan, gimana sih saya bisa bertahan selama hampir 5 tahun berkecimpung di dunia online shop, dengan pertumbuhan jumlah customer yang konsisten, dan tidak goyah diterpa pesaing yang bermain sesuai etika hingga pesaing yang bermain secara kotor.
Saya sendiri bukan pakar, dan tentunya masih terus belajar dari banyak baca artikel bisnis, atau kisah sukses banyak orang, namun kalau saya boleh berbagi tips. Sebelum Anda ingin memulai suatu bisnis, yang perlu Anda perhatikan adalah :
  • JIKA ANDA SUDAH MEMILIKI SUPPLIER DAN ANDA ADALAH RESELLER Sebagai Reseller, Anda harus bisa main cantik. Anda adalah online shop, bisa dibilang kita ini menjual gambar, Customer nggak pegang barang, hanya lihat foto. Salah satu tips dari saya buat para reseller jika ingin sukses adalah, harus mau repot! Kebanyakan Reseller, biasanya mengambil foto yang sudah disediakan supplier untuk dipajang di onlineshop-nya. Nah sekarang bayangkan jika supplier ini sudah memiliki ribuan reseller, dan semuanya melakukan hal yang sama. Gambar produk yang Anda jual jadi terlihat pasaran, dan Customer dengan sangat mudah membandingkan harga produk yang Anda jual dengan toko sebelah. Bahasan saya ini jika barang yang Anda jual tentunya bukan yg sudah ada patokan harga seperti gadget atau barang elektronik loh ya. Usahakan Anda foto ulang kembali produk yang Anda sudah dapatkan dari supplier sebelum dikirim ke Customer Anda. jika produknya adalah aksesoris atau pakaian misalnya, tata sedemikian rupa, bisa juga dikenakan oleh model atau Anda sendiri, dan hasil foto inilah yang dipajang di onlineshop Anda. Dengan cara ini, produk Anda jadi kelihatan unik dan tidak pasaran, tentunya harga pun bisa Anda jual dengan harga pantas atau bahkan lebih tinggi dari pasaran. Kesalahan Reseller lainnya adalah MENJUAL TERLALU MURAH, banyak sekali reseller yang hanya ambil untung setipis mungkin, misalnya modal barang 100ribu, dia hanya ambil untung 5000 rupiah saja untuk harga ecer-nya, alasannya karena ingin lebih murah sekian ribu perak dari toko saingan. Awal awal mungkin cara ini efektif, toko Anda bisa jadi terkenal paling murah, namun seberapa kuat tingkat survival Anda dalam dunia online, untuk dapat untung bersih 2.5 juta dengan keuntungan 5000 rupiah perproduk tadi, berarti Anda harus menjual 500 produk dalam sebulan, atau 20 Customer sehari, apakah Anda yakin bisa mengurus itu semua sendirian tanpa ada-nya yg membantu? gaji UMR saja 3 juta, belum lagi dengan untung setipis itu, apakah bisa Anda memberikan packaging yg rapih ketika mengirimkan produk tersebut ke Customer Anda?, belum lagi resiko barang cacat di perjalanan, Customer complaint dan minta refund. Hal hal seperti ini yang akhirnya banyak juga Reseller yang tidak bisa bertanggung jawab dan akhirnya kabur ketika dikomplain Customer. Menjual dengan harga ecer terlalu murah menurut saya salah, Namun bisa diaplikasikan jika Customer tersebut membeli secara grosir, misalkan untuk mendapat harga tersebut, Customer harus belanja minimal Rp 500ribu. Penentuan harga sangatlah penting, harga terlalu murah akan menyulitkan Anda untuk expansi, Anda jadi sulit menggaji karyawan, tidak memiliki budget untuk iklan, dan cadangan untuk hal hal yg tidak terduga seperti penggantian barang rusak dsb. Iklan yang spesifik ditujukan ke toko online Anda sangatlah penting. Sama seperti kita punya toko bagus bagus di mall, tapi nggak ada yang lewat didepan toko, percuma. Atau anggap saja mall-nya ramai, tapi nggak ada yg tau toko kita, percuma juga. Selain harga, sebagai reseller, jangan pernah hit & run! After sales penting, handling complaint sangat penting, kepuasan Customer nomor satu. Anggaplah complain itu sebagai hadiah buat Anda. Kenapa saya bilang hadiah?, karena anggap dari 10 orang yang ingin complain, mungkin hanya 1 orang saja yang betul betul complaint, sementara yang lainnya begitu kecewa langsung meninggalkan Anda. Bagaimana kita bisa improve kalau kita tidak tau apa yang terjadi di lapangan.
  • APAKAH ANDA RESELLER UNTUK JUAL ECER SAJA ATAU ADA DISKON JIKA BELI BANYAK? Meskipun target audience Anda adalah end-user dan bukan reseller, tetap jauh lebih baik jika Anda memberlakukan diskon untuk pembelian dalam jumlah tertentu. Berdasarkan pengalaman saya, untuk produk fashion, diskon reseller yang diminati oleh Reseller adalah diskon minimal 15% dari harga ecer. Posisikan diri Anda sebagai reseller yang ingin mencari supplier, anggap saja anda ingin jualan pakaian, namun diskon resellernya hanya Rp 5000/pcs dari harga ecer Rp 80rb misalnya, apakah Anda berminat?. Namun kembali lagi jika produk yang Anda jual sangatlah umum dikenal di kalangan pasar, anggaplah barang bermerek, selama harga ecer Anda bersaing, diskon 10% pun sudah cukup.
  • BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN CUSTOMER BARU? Cara paling mudah sebagai langkah awal adalah, teman Anda!, cari dari sekian banyak teman Anda, teman yang sudah memiliki banyak teman/follower di sosial media, tawarkan diskon khusus bagi teman Anda tersebut, jadikan dia reseller Anda. Cara mudah kedua adalah, mengumpulkan kontak/email para online shop yang bertaburan di FB, Instagram, atau marketplace lainnya yang kira kira akan tertarik dengan produk Anda. Jadikan mereka reseller Anda. Kumpulkan Customer yang memang menjadi pangsa pasar Anda. Jika Anda membayar iklan untuk mempromosikan produk Anda yang misalkan harganya 100ribu, namun karena Anda ingin sekali mengumpulkan Member sebanyak-banyaknya dengan memberikan harga modal misalnya. Mungkin yang beli banyak sekali, namun pada akhirnya Member Anda bukanlah Member yang berkualitas, namun Member yang hanya akan kembali membeli jika Anda memberikan harga super rendah tersebut. Kumpulkan testimonial sebanyak-banyaknya dari Customer existing Anda, taruh di halaman fan page Anda, dan iklankan halaman testimony ini. Anda bisa menggunakan jasa iklan berbayar via FB, bisa via google adwords, targetkan audience Anda. Kirim produk Anda secara gratis untuk di review oleh blogger-blogger yang sudah memiliki ribuan follower, atau istilahnya endorse. Bisa juga mempromosikan barang Anda tersebut di marketplace yang sudah cukup banyak bermunculan di Indonesia, beberapa marketplace memang tidak mengijinkan Anda mencantumkan alamat website, namun dengan cukup mencantumkan merek Anda, banyak kok yang akhirnya search langsung ke google untuk kemudian menemukan toko Online Anda. Atau cara lain, ketika mengirimkan paket, Anda bisa menyelipkan kata kata di alamat kirim seperti “Produk terlengkap & terupdate, bisa kunjungi website kami di www.namaolshopAnda.com, atau Instagram kami di xxxxxxx, bisa juga misalkan Anda adalah toko baru, dan ingin langsung ada-nya repeat order, bisa Anda selipkan juga kode Voucher diskon sekian persen yang berlaku 1 bulan untuk next order Customer Anda tersebut.
  • BAGAIMANA MEMPERTAHANKAN CUSTOMER YANG SUDAH ADA, AGAR TETAP AKTIF MELAKUKAN PEMBELIAN? Berikan special treatment seperti Diskon Super VIP, jika mereka bisa menjaga akumulasi pembelanjaannya di nominal tertentu dalam jangka waktu yang kita tentukan, misalnya Rp. 600ribu dalam kurun waktu 2 bulan. Berikan juga Diskon Member Loyal, yang terus terakumulasi sejak mereka menjadi member kita, misalkan jika pembelanjaanya sudah mencapai Rp 3 juta sejak menjadi member, kita berikan diskon permanen 20%, dan jika sudah mencapai Rp 9 juta, diskon permanen-nya pun lebih tinggi, diskon ini permanen meskipun belanja hanya satu buah saja. Dan jika Customer ini sudah 8 bulan tidak pernah berbelanja lagi di kita, maka point member mereka hangus, yang tentunya sudah kita wanti wanti sebulan sebelumnya via email.
  • ANALISA BERAPA BANYAK SIH PERSENTASE CUSTOMER YANG MELAKUKAN REPEAT ORDER DI ONLINESHOP KITA? Persentase yang melakukan pembelian minimal satu kali dalam sebulan Persentase yang melakukan pembelian minimal satu kali dalam 3 bulan Persentase yang melakukan pembelian lebih dari 3 bulan sekali. Jika pola pembelian berubah, misalkan yang biasanya belanja setidaknya sebulan sekali, kok tau tau sudah 3 bulan tidak belanja. Ini patut kita dekati secara personal, bisa via email, atau via telpon, tanyakan apakah ada kendala, apakah ada rasa kecewa?
  • BAGAIMANA MENARIK KEMBALI CUSTOMER YANG SUDAH LAMA TIDAK BELANJA? 3 bulan tidak belanja? Tawarkan promosi bisa berupa diskon tanpa minimum order, dan diskon dengan minimum order tertentu. Bisa kita lihat kembali rata rata pembelian mereka sebelumnya itu berapa. lebih dari 6 bulan tidak belanja? lakukan survey kenapa tidak belanja lagi. alasan tidak belanja lagi, dibagi dalam beberapa point yang mudah kita filter, namun tambahkan alasan lainnya dimana customer bisa isi alasan yang tidak tersedia di pilihan kita - pembenahan diri. Masukan Customer ada yang bisa kita langsung implementasi, dan juga jangan terburu buru mengimplementasikan semuanya, misalkan dari 50 hasil survey yang kembali ke kita, hanya 2 orang yang mengatakan “oh toko lain lebih murah”, ini pun juga bisa kita pertimbangkan, apakah kita langsung buru buru turunkan harga?
  • AKHIR KATA, dalam memulai suatu bisnis, gajilah diri Anda sendiri secukupnya dari profit yang Anda dapatkan, jadikan sisa profit Anda untuk pengembangan bisnis Anda, jadi bukan dengan menghambur-hamburkan profit Anda, apalagi di 2 tahun pertama. Apakah pengembangan dalam kini Anda memiliki staff, atau pengembangan dalam memasukkan kategori produk lain. Bisnis yang baik adalah bisnis yang terus berkembang setiap tahunnya. Sudah menjadi tugas Anda sebagai CEO perusahaan Anda sendiri untuk lebih fokus dalam pertumbuhan bisnis Anda, baik itu dari segi pertumbuhan omset, ataupun pertumbuhan customer Anda.
  • “Jangan nyerah awal-awal, biasanya folow 1000 orang, yg follback cuma 100 , jadi musti tiap hari follow & unfollow orang..
  • Cara gampang lainnya: cari olshop dari daerahmu yg punya follower banyak, buka followernya dia trus follow dari atas kebawah, Kalau unfollow, buka followermu dan unfollow dari bawah keatas
  • Oh iya juga #tips kalau mau cari follower di instagram yang sekiranya tertarik bakalan belanja online caranya cari para follower yg nge-follow OA yang digandrungi banyak cewe misal akun Local branded cosmetics kaya W*rdah, Mi**u, atau yang jual baju fashion cewe, liat juga postingan mereka, like sama commentnya banyak atau engga. Sekedar sharing aja, saat aku follow para followers ini, mereka langsung follback, comment di instagram nge DM atau langsung ngeadd line/wa dan tanya" produk bahkan sampe closing. Apalagi kalau bisa follow para commentersnya. Jangan lupa juga isiin kata menarik di nama instagramnya (bukan nama akun) misal "AKSESORIS IMPORT TERMURAH" "CHOKER START 5K" "PROMO FREE ONGKIR" "DISCOUNT 30%" "SPAMLIKES FREE GIFT" dsb. Itu dari aku, semoga membantu”
  • Kalo masih followers dikit, coba follow follower artis-artis beken. Setelah follow, jgn lupa unfoll lg keesokan harinya 😈
  • Setelah follower di atas 1k, masuk ke grup SFS (Shout for shout > sesama olshop dg follower yang hampir sama memposting foto dan caption dari olshop lain, biasanya 20-30 olshop) max 3x 1hari supaya gak ke banned
  • Coba ikut PK(paid keroyok) ke olshop-olshop dengan follower di atas 100k. Jgn pernah paid promote ke olshop, lebih ngaruh paid keroyok daripada Paid promote
  • Endorse artis (kalo punya modal besar) karena endorse artis mehong mehong sekarang 😨
  • Rajin posting min 1foto pagi, 1foto siang, 1foto sore. paling nggak kl lagi gak sempat edit foto di gfo, upload foto yang udah pernah di upload aja, yang penting cust masih 'ngeh' kl olshop kita exist
  • Create ads boost post share ke instagram
  • Foto utk promosi di Instagram, maksimal 4 collage, jangan lebih. Kalo kebanyakan, malah keliatan rame, orang jadi gak interest.
  • Captionnya coba ikutin kata cici, selalu pake kata ajakan ato diimingi2 supaya orang tertarik beli. Contoh : ada kata diskon
  • Segini dulu, sudah ada yg pusing?”
Jangan pernah lelah untuk praktek dan belajar terus menerus. Karena harus diingat bahwa usaha takan mengkhianati hasil yang kalian dapat. Goodluck